Apa Itu GMO?

Apa Itu GMO?
Pondok Alam, Sahabat Pondok Alam akhir akhir ini sering mendengar kata GMO? sudah pada tau apa belum apa itu GMO??

Baiklah kali ini kita belajar bareng yuk soal GMO. GMO singkatan dari Genetically Modified Organisms, yaitu mahluk hidup yang telah ditingkatkan kemampuan genetisnya melalui rekayasa genetis. Tanaman lain yang sudah jelas transgenik yang ada di Indonesia adalah jagung dan kedelai. Sedangkan tanaman lainnya yang juga termasuk GMO : kentang, tomat, alfalfa, daging, ayam, susu dari hewan yang diberi pakan non organik, beras (lihat keterangan di bawah ciri-ciri mengenali produk GMO).

Ciri - Ciri Produk GMO:
- Warnanya sangat cerah
- Ukuran relatif lebih besar dibanding yang alami
- Biji/Daun/Batangya tidak bisa ditanam kembali, kalaupun bisa, tidak menghasilkan buah
- Hampir tidak ada cacat/lobang/bekas dimakan serangga pada daun
- Kalau ditumpuk dalam jumlah banyak, ukurannya relatif sama
- Rasa lebih tawar dibanding yang alami

Apa akibatnya untuk manusia, hewan dan makhluk hidup lainnya jika mengonsumsi produk GMO dan hasil olahannya?

Menurut jurnal kesehatan, akibat makanan transgenik ini tidak begitu kelihatan jika dikonsumsi oleh manusia, oleh karena itu ahli biologi menguji cobakan terhadap tikus, dan hasilnya mencengangkan : tikus menjadi mandul, lemah, gerak lakunya lamban, terdapat sel kanker di otak dan saluran cernanya. Lantas apakah ini juga harus terjadi terhadap manusia? Belum ada yang menjelaskan di negara saya.

Apakah produk GMO juga sudah ada di swalayan, pasar tradisional, dan toko-toko makanan di Indonesia?

Tidak ada yang meneliti! dan tidak dipedulikan!😦  
Konsumen di Indonesia hanya fokus terhadap label “HALAL” yang dikeluarkan oleh MUI, dan pernyataan MUI pun katanya “belum pernah mengeluarkan izin halal bagi produk GMO” benarkah?

FAKTA TENTANG MODIFIKASI GENETIK
1. Merupakan produk laboratorium yang menggunakan teknologi yang sangat berbeda dengan pembibitan     alami, dan menimbulkan berbagai resiko dibandingkan bibit non-GM.
2. Dapat menimbulkan keracunan, alergi dan kurang bergizi dibandingkan dengan yang alami.
3. Tidak terjamin keamanannya.
4. Tidak meningkatkan produksi hasil pertanian.
5. Tidak menurunkan penggunaan pestisida, malah membutuhkan lebih banyak pestisida.
6. Menimbulkan masalah serius bagi petani termasuk toleransi herbisida "gulma super", kualitas tanah            terganggu, dan meningkatkan kerentanan penyakit pada tanaman.
7. Mempunya berbagai macam efek ekonomi.
8. Merusak kualitas tanah, mengganggu ekosistim, dan mengurangi keanekaragaman hayati.
9. Tidak memberikan solusi yang efektif untuk perubahan iklim.
10. Membutuhkan energi yang lebih banyak seperti tanaman bukan alami lainya.
11. Tidak menyelesaiakan permasalahan kelaparan dunia, tetapi mengalihkan permasalahan dari intinya,          menimbulkan kemiskinan, kurangnya akses terhadap pangan dan semakin kurangnya akses terhadap        lahan untuk pertanian.

Trus Apa dong solusinya?? padahal hampir semua produk yang kita konsumsi adalah produk GMO.
salah satunya yaitu 
1. mengkonsumsi makanan lokal yang masih galur murni
2. Kita beli produk yang berkebalikan dengan ciri ciri produk GMO diatas
3. Sudah saatnya kita mengkonsumsi makanan Organik. 

Jaman sekarang Produk yang dikerubuti binatang malah tanda bahwa makanan tersebut terbebas dari rekayasa genetik.

Jadi mari saatnya kita beralih ke makanan yang sehat alami dan selaras alam seperti misi dan visi kami "Organik, Sehat dan Alami". [Dwias]


Subscribe Our Newsletter

Dapatkan info dari Pondok Alam dengan mendaftarkan email anda